Pertama kali dalam hidupku aku chatting pake english. Sebelumnya pernah sekali aku chatting ama orang Indonesia, tapi chatting yang nggak bermutu. Baru kali ini aku chat dengan tujuan jelas dan bermanfaat.
Tujuanku chatting adalah yang pertama practice my english. Keinginanku, bahasa inggrisku bener-bener perfect, dan untuk itu aku harus berlatih, kan?
Tujuan kedua, dapet temen luar negeri. Mungkin suatu saat, aku pergi ke London (Aamiin), dan bisa nginep gratis lewat chat itu. It’s very useful.
Tujuanku ketiga, mengamati kebiasaan orang luar negeri, dan menambah pengetahuan tentang luar negeri. Chat ku pertama, aku bener bener kayak orang o’on! Ditanya asl, kukira bahasa Indonesia (asal), padahal itu bahasa inggris, yaitu age sex location. Pokoknya aku bener-bener nggak tau apapun. Dan setelah aku chat and nanyain everything yang aku nggak tau, aku jadi tau.

Oh, ya. Aku chatting ini didukung banget ama ortuku! Katanya ya biar banyak temen, ngelatih bahasa inggris, dan nambah pengetahuan, kayak tujuanku itu.

Aku chatting pake banyak nama. Ada yang pake nama asli (izza), ada yang pake nama nice-girl, ada yang pake nama clean-chat, ada yang pake nama female-14-ind, ada juga yang pake nama I’m-Indonesian.

Dan dari seluruh chat ku sampe saat ini, ada 3 chat yang paling berkesan di hati.

Yang pertama namanya kouassi edouard. Orang ivory coast. Umurnya udah tua banget, kalo nggak salah 44 tahun. Menurutku nggak masalah sih, kan tujuanku buat belajar! Setelah ngobrol sekitar 30 menit, dia keliatan respect banget sama aku. And besoknya langsung e-mail ke aku, dia surprise banget ama englishku, umurku and komen-komen cerdasku (mode narsis: on). Dan dia ngajakin buat penpals. Aku agak terharu juga sih waktu dia bilang englishku keren. Padahal menurutku ini jelek banget, apalagi kalo langsung omong-omongan face to face. Tapi sudahlah, terima aja. Hehe…

Chatting berkesan yang kedua, aku chatting sama orang london yang namanya Rakim. Yang bikin berkesan, ternyata dia islam! So, kita banyak tuker info tentang islam di Indonesia dan islam di London. Ternyata di tempat dia tinggal dah banyak orang islamnya, nggak seperti yang kupikirin selama ini. Dan satu hal lagi, dua bulan yang lalu dia dari Indonesia, dia ke Jakarta and Bandung. Ada satu pertanyaan yang aku belum tahu jawabannya: “what the meaning of ‘Maaf lahir bathin”? aku jawab, kalo maaf itu artinya sama dengan sorry, tapi kalo lahir bathin aku nggak bisa translate to english. Dan akhirnya kubilang, itu semacam ucapan happy eid mubarak. Dan dia janji bakal ngirim kartu lebaran via e-mail. Tapi sebelum itu, aku ngirim ke dia duluan. Dua versi:satu Indonesia, satu english. Soalnya dia bisa bahasa Indonesia sedikit-sedikit, semacam selamat pagi, selamat hari raya, dan semacamnya. Di akhir chatting, kita salam: assalamualaikum brother, and jawab: waalaikum salam sister.

Chatting yang ketiga sama orang usa, cewek, aku lupa nanya namanya. Waktu aku kasih syarat chatnya yaitu ‘just clean chat’, dia jawab ‘excellent’ so, aku lanjutin ngobrol lebih lanjut. Di sini, karena umurnya udah 33 tahun, aku lebih banyak cerita ke dia, dan dia ngasih comment. Aku lebih banyak ke curhat, tentang sekolah, guru-guru, dan tentang aku sendiri. Dia sendiri juga lagi stress, orang ID-nya aja mistress.

Oh, ya. Aku chatting lewat situs hospitality club, yang kudapat infonya dari buku yang dibeliin abiku, berjudul BACK “EUROPE” PACK, KELILING EROPA 6 BULAN HANYA 1000 DOLAR! Karangan Marina Silvia K.