Surat Untuk Sahabat

Sahabat, kamu tahu? Kamu dulu adalah idolaku. Betapa sempurnanya kamu di mataku, dulu kala. Semua sikap dan sikapmu, tingkah laku, tutur bahasamu. Begitu membuatku terkagum kagum tiada tara.

Sahabat, lama kita berpisah. Dipisahkan oleh negara yang berbeda, dipisahkan oleh waktu, dipisahkan oleh kesibukan kesibukan tiada henti. Aku merindukanmu, sahabatku. Kamu di duniamu dan aku di duniaku. Semoga suatu hari nanti kita akan dipertemukan kembali.

Sahabat, persahabatan kita sekarang ini hanya ada di dalam facebook, twitter, dan yahoo! Messenger. Dan banyak hal yang bisa kutangkap darimu.

Sahabat, sekarang aku sedih.. tidakkah kau tahu itu?

Aku kehilangan nilai nilaimu yang dulu kukagumi, yang dulu kujadikan rujukan. Sahabat, mana jilbabmu yang dulu panjang dan menyejukkan mata yang memandang? Sahabat, mana identitas muslimahmu yang dulu sungguh melekat padamu? Sahabat, mana pendirian tangguhmu? Sahabat, siapa yang telah merubahmu sedemikian rupa? Sahabat, hanyutkah kau di arus dunia yang begitu deras ini?

Sahabat, seorang muslimah sejati tidak menjadikan seorang penyanyi sebagai idola melebihi Rasulullah sebagai idolanya. Seorang muslimah sejati tidak terkagum kagum pada manusia lain sampai dia kehilangan jati dirinya.

Sahabat, seorang muslimah sejati tidak memberitahu dunia tentang rambutnya. Rambut, itu rahasia kita kawan..

Sahabat, sungguh aku kehilangan dirimu yang dulu. Dirimu yang kujadikan patokan dalam hidupku.

Sahabat, aku merindukanmu…

Sahabat, kembalilah. Sambutlah uluran tanganku…

6 thoughts on “Surat Untuk Sahabat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s