China, Kenapa Semua Diblokir?

Note: Ini tulisan yang masih sangat mentah tapi nggak sempat ngedit lebih baik lagi, dan keburu topiknya basi. Maka mohon maaf, dan monggo dinikmati apa adanya.

Assalamualaikum dan Salam Sejahtera.

Beberapa waktu ini kami para pelajar internasional di China, terutama Indonesia (yang hobi ngeksis), berasa sebel berturut turut ke pemerintah China. Pasalnya, google mendadak diblokir, termasuk turunannya seperti google maps, gmail, translate, dan PlayStore! (Nyawanya Android). Untunglah beberapa minggu kemudian kembali dibuka. Kemudian menyusul line diblokir, padahal line adalah alat komunikasi yang bisa dibilang unggulan di Indonesia. Nggak lama setelah itu, instagram diblokir!

[Cek list website dan media sosial yang diblokir di China untuk informasi lebih lanjut]

Banyak yang mengeluh, kenapa sih semua semua diblokir. Seperti mengurung penduduknya dan membatasi kami dari info internasional. Komunikasi dengan kawan kawan di negara asal jadi terhambat, kesempatan eksis pula makin berkurang. Tahu kan sekarang instagram termasuk aplikasi paling populer di Indonesia? Untuk upload foto dan bisa dilihat oleh follower, untuk kepohin si dia yang pingin kita kepohin, atau untuk obat bosen, sekedar explore dan scroll siapa aja dan apa aja yang kita minati. Bahkan untuk pengetahuan pembaca, dulu saya bisa mantap melanjutkan kuliah ke Jiangxi Normal University ini juga atas bantuan Instagram lho.

Nggak kaget kalo banyak pula yang kayak kebakaran jenggot, dan berburu VPN yang bisa dipake di sini. Mungkin VPN sekarang semacam nyawa untuk gadget kami ya di China ini. Haha.

Semua fenomena itu tadi bikin saya mikir. Kenapa? Apa bagusnya? Continue reading