Tamat Semester Lima

Assalamualaikum wr wb dan salam sejahtera🙂

Hai haii, selamat tahun baru yaa *telat 16 hari nih hahaha*. Semoga di tahun ini kita bisa jadi pribadi yang lebih baik, tercapai target, cita, dan cinta ya. Uhuk.

2015 kemarin ada kejadian apa aja, sepertinya tidak sempat buat dituliskan di sini. Tapi tulisan setahun di diary, di blog sebelah, di private notes, ya sudah cukup lah buat dibaca-baca lagi, nanti, kapan-kapan.

Yang penting, sekarang aku sudah tamat semester 5, kakaaak. Ciyeh. Entah kenapa, semester 5 sementara ini jadi semester yang paling berat. Semester di mana semangat belajar mulai meredup dan jatuh, fokus mulai terpecah belah (walaupun dari sisi positifnya, aku jadi dapat banyak pengalaman baru ya), semester dimana… aah sudahlah. Pokoknya bukan yang terbaik aja. Tapi seperti kata-kata pembuka paragraf ini, yang penting sekarang sudah tamat, sudah selesai. Ihiks. Alhamdulillah ya berhasil melewati semester 5 ini.

Tamat semester 5, itu artinya masuk semester 6 semakin mendekati masa wisuda / kelulusan. Sudah semakin banyak orang yang nanya, “Izza kapan lulus?” Dan aku yakin teror pertanyaan “kapan” ini sudah dimulai, dan akan berterusan serinya dengan “kapan” yang lebih horor, seperti: “kapan nikah? Kapan punya rumah? Kapan punya anak? Kapan nambah anak? Kapan mati?“. Hahaha canda kakak. Sebenernya sampai sekarang aku belum tidak sensi kok kalau ditanya begitu, menjawabnya masih santai cincay pakai senyum manis.

Karena memang bukan pertanyaan kapan lulus yang susah dijawab. Itu sih sudah ada plannya, dan asal stick to the plan, insya Allah Juni 2017 aku lulus



*oke, habis ini kalau ada yang nanya kapan lulus lagi, aku suruh baca di blog aja kali ya hahahaha*. Yah tinggal tetap jalani perkuliahan dengan sebaik mungkin, walau mungkin semangat akan menurun. Tulis skripsi, maju sidang, lulus deh. Eh, nulisnya kok simple amat -___-

Pertanyaan yang lebih susah untuk dijawab, dan masih terus kupertanyakan untuk diri sendiri adalah,

“Apa yang ingin dan akan kulakukan setelah lulus? Hidup dan masa depan seperti apa yang kuinginkan?”

Pertanyaan itu.
Susah untuk dijawab.

Ada banyak sekali bayangan dan imajinasi, dan ada banyak pilihan jalan. Setelah lulus yaah garis besarnya sih pilihannya begini: S2 atau kerja atau nikah dan jadi IRT saja hahaha. Dan tiga pilihan itu masih banyak lagi cabangnya. S2 dimana? Jurusan apa? Kerja apa? Dimana? Nikah, sama siapa? Halah, njelimet eram.

Mau skripsi topik apa aja belum yakin kok. Sudah dapat tawaran judul dan bimbingan dari dosen, tapi topiknya kok tidak terlalu menarik. Tapi kata seseorang sih, aku punya kelebihan: berhasil melakukan apa yang awalnya tidak kucintai, dengan baik. Well…

Ah, semakin banyak ya pertanyaan dan ketidakjelasan dalam hidup.

Quarter life crisis?
Padahal masih agak jauh dari angka 25.

Terlalu overthinking visioner?

Atau, memang wajar…

Kamu, suka mempertanyakan hal-hal yang sama nggak sih?

Thank you for reading, and have a nice day! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s