Rasa Tenang, Sebuah Nikmat Yang Perlu Disyukuri

Kurasa salah satu nikmat yang paling besar dalam hidup ini adalah ketenangan hati.

Tenang dan damai, entah waktu duit lagi susah atau harta melimpah.

Tenang hatinya di kala lagi banyak cobaan, apalagi saat dikasih hal-hal yang membahagiakan.

Tenang waktu single, tenang juga waktu udah ada peneman hidup.

Dan lanjutin aja sendiri deh contoh keadaan yang lainnya.

Kenapa tiba-tiba nulis gini? Simply karena tadi waktu nyemil setelah makan siang, ga ada hujan ga ada badai, mendadak aku kebawa nyanyi sebait lagu yang entah aku lupa judulnya apa, tapi liriknya gini:

Hati senang walaupun tak punya uang

Eh terus ada yang nyeletuk, “beneran nih hati senang meskipun ga punya uang?”

Ada aja loh yang keuangan sudah mapan, rumah besar dan serba berkecukupan, tapi malah hidupnya nggak tenang. Di dalam dan luar rumah pasang CCTV takut kemalingan, ninggalin rumah pake perasaan was was, hidup selalu merasa ada yang kurang.

Tapi ada juga yang kebalikannya: hidup sederhana aja, tapi kok bawaan mukanya tuh adeem banget. Seakan tanpa beban, penuh dengan kesyukuran.

Jadi kayaknya, nggak peduli seberapa banyak harta kita, lagi sesusah apapun hidup yang lagi kita hadapi saking banyaknya ujian, sebenernya yang paling penting adalah kedamaian dan ketenangan hati.

Tenang dan damai, percaya aja semua udah ada yang ngatur. Tenang di sini ya nggak berarti bener bener cuma leyeh leyeh doang nerima apapun pemberianNya ya, tapi tenang dalam artian tawakkal (pasrah) setelah berikhtiar (berusaha).

Karena sekuat apapun kita berjuang, kita masih butuh untuk bersandar pada Dia.

Tapi kalo besok ada tugas, deadline dan quiz numpuk-numpuk, terus malam ini malah sok-sokan tenang lalu tidur awal sambil berharap bangun-bangun semua beres.. itu mah namanya Ngarep! Haha.

Maafkan tulisan spontan nan random sebelum tidur ini.

Thank you for reading, and Wan an! (Selamat malam!)

8 thoughts on “Rasa Tenang, Sebuah Nikmat Yang Perlu Disyukuri

  1. Haha, aku juga rada friendly ama lagunya itu juga, terakhir waktu perjalanan ke Bandung.😀

    itu link lagunya, Koes Plus.

    Ketenangan dan kebahagiaan itu satu jalur, dan kebahagiaan hakiki itu adalah ketika diri ini terisi penuh oleh “iman”. *ahh jadi ceramah🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s