Untuk Seorang Ibu Istimewa

umi

Untuk seorang Ibu,

Yang juga teman sejati, pendengar setia segala cerita dengan seksama: cerita cinta monyet, cerita dunia persekolahan, humor humor garing, kegalauan-kegalauan hidup, tangis sesenggukan patah hati, dan banyak lagi.

Yang gigih dan tak menyerah berjuang untuk anak-anaknya: mengasuh anak sambil kuliah (sampai semua teman dan dosen ibu mengenaliku), memulai segalanya dari bawah, namun tak pernah terdengar sekalipun keluh. Wisuda S1 Teknik Kimia dengan tiga anak sambil hamil anak ke-empat, aku tak tau lagi kata apa yang dapat menggambarkan kegigihanmu berjuang.

Yang cerdas dan kreatif, menjadi sebenar-benar sekolah pertama untukanak-anaknya: membuat DIY alat ajar baca dan hitung, menjadi ensiklopedi berjalan atas pertanyaan-pertanyaan, mulai dari yang remeh seperti: mengapa bebek tidak pakai sepatu, hingga teman diskusi politik internasional.

Yang menempa kemandirian dengan caranya: mengizinkan si sulung memegang setrika, atau wajan dan kompor, atau mengutak-atik PC di umur 6 tahun, memberi restu si gadis 15 tahun berkelana keluar kota dan luar negara untuk bersekolah, hingga sekarang sudah 6 tahun lebih aku meninggalkan rumah.

Yang mengajarkan arti empati dan berbagi, sekecil apapun itu, dengan apa yang kita punya. Seperti contoh kecilnya: membeli ini itu dari penjual-penjual kecil, dengan niat membantu agar dagangan mereka cepat habis.

Yang mengajarkan arti kejujuran melalui tauladan, aku ingat suatu liburan lebaran dulu kita sekeluarga pernah main ke gunung di Madiun dan lupa menghitung sebiji pisang goreng yang belum dibayar, lalu di lebaran tahun depannya ibu dan ayah berdua sengaja kembali ke gunung tersebut untuk melunasinya. Untuk satu buah pisang goreng yang harganya tak sampai seribu rupiah.

Selamat hari ibu, ibuku satu-satunya tiada gantinya di dunia ini. Terima kasih atas segala ajaran-ajaran kebaikanmu melalui nasihat dan tauladan.

Doakan anakmu, agar bisa setangguh dirimu, agar bisa sesabar, sebaik hati, seramah, sejujur, semandiri, secerdas dan sekreatif dirimu. Agar bisa menjadi ibu hebat untuk calon anak-anaknya, sepertimu.

Salam rindu dari Nanchang,
22 Desember 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s