Siaran Purna di Radio PPI Dunia (Pamitan)

Assalamualaikum wr wb dan Salam Sejahtera,

Siaran Purna

Jengjeng! Datang-datang bawa kabar tentang Siaran Purna Sobat Siar Izza. Siaran Purna adalah salah satu kultur di Radio PPI Dunia, siaran yang dilakukan oleh penyiarnya sebelum resign atau berhenti menjadi penyiar di sana. Semacam siaran perpisahan / pamitan.

Setelah dulu diawali dengan Siaran Perdana pada 2 Oktober 2015, maka hari ini lah waktuku untuk melaksanakan Siaran Purna. Minggu, 28 Mei 2017, pukul 21-24 WIB.

Banyak sekali yang saya dapatkan selama menjadi penyiar dan tim manajemen Radio PPI Dunia. Suka duka, jungkir balik, tangis tawa, semua ada. Nano nano rasanya :”). Dan masa saya di sini sudah habis, mengingat saya sudah lulus dan akan segera pulang ke tanah air.

Malam ini saya akan menyapa Sobat PPI (panggilan untuk pendengar Radio PPI Dunia) di udara untuk yang terakhir kalinya. Awalnya aku ingin merencanakan Siaran Purna yang ceria, tetapi komentar dan feedback dari berbagai pihak bikin suasananya jadi mellow :”). Kita lihat saja ya nanti malam, semoga semuanya lancar. (Kalau kamu puya feedback tentang siaranku selama ini, boleh juga loh kirimkan dalam bentuk tulisan / audio ke binaizza[at]gmail[dot]com)

Yang jelas akan ada banyak yang spesial di Siaran Purna saya malam hari ini. Berbagi tips, nostalgia, dan kuis berhadiah, beberapa di antaranya. Untuk pembaca blog ini, mungkin ada yang tertarik untuk mendengarkan, monggo yaaa langsung ke www.radioppidunia.org aja nanti malam (p.s. Tampilan webnya baruuu, ciamik sekali, aku suka).

Tentang apa saja yang sudah kudapatkan di Radio PPI Dunia, selain nanti akan kubahas di udara, mungkin juga butuh satu tulisan khusus yang didedikasikan untuk Radio dan sosok-sosok di belakangnya. Nanti menyusul ya, setelah Siaran Purna terlaksana 🙂

Karena setiap awal akan menemui akhir.

Sampai Jumpa,

Izza

Pinjam Buku Elektronik Gratis via iJakarta

Assalamualaikum wr wb dan salam sejahtera.

Alhamdulillah atas bantuan banyak pihak, aku sudah dinyatakan lulus dari kuliah S1 Bahasa dan Sastra Mandarin di Jiangxi Normal University. Tinggal urus berkas-berkas aja, sebentar lagi bisa pulang deh. Ada yang mau ngajakin meet up? #eak.

Kali ini aku bukan mau curhat kok, tenang saja. Aku mau berbagi informasi tentang sebuah aplikasi keren dan sangat berguna bagi para pecinta buku.

iJakarta. Kalau lihat namanya mungkin sama sekali tidak akan menyangka bahwa ini adalah aplikasi… Perpustakaan Online! Di iJakarta kita bisa pinjam buku dengan jatah waktu 3 hari, download, lalu kembalikan. Koleksinya sendiri lumayan lengkap deh, setidaknya ada buku buku populer seperti karya Ika Natassa dan Tere Liye. Buku non fiksi juga ada banyak, berbagai genre. Kepoin aja sendiri. Selain itu, kita juga bisa mendonasikan buku, dengan cara membeli buku tersebut untuk tambahan koleksi perpustakaan. Lumayan kan, hitung hitung beramal ^^

Aplikasinya mudah digunakan, enak dilihat, dan bisa diakses di iOS, android maupun PC. Satu akun bisa tersinkronisasi di berbagai platform. Daftarnya juga mudah sekali, via facebook saja. Gratis pula. Recommended buat kamu pecinta buku! Ya walaupun baca buku fisik lebih seru, tapi baca via iJakarta ini juga tidak kalah menyenangkan! Karena gratis (masih mental mahasiswa haha) dan legal.

image

Selamat membaca via iJakarta dan tenggelam dalam duniamu sendiri wkwk. Terima kasih banyak iJakarta, aku jadi bisa baca buku-buku ini (dan masih banyak lagi buku yang akan kubaca di sana :)). Omong omong, ini memang aku saja yang norak kah? Kamu sudah pernah dengar tentang iJakarta sebelumnya? Atau punya informasi lain yang lebih menarik? Jangan segan berbagi informasi, ya 😀

 

Thank you for reading!

Cheers,

Izza

Pengalaman dan Tips Lolos Tes HSK 6 (Chinese Proficiency Test)

Assalamualaikum wr wb.

Jengjengjeng, janji manis 2 post per bulan ke laut sudah. Maafkan. Sudah Mei 2017 aja yaa dan sebenernya punya banyak ide tulisan tapi terkendala di pelaksanaan. Seperti biasa~

Kali ini datang-datang, langsung ngomongin tes yang aku ambil setahun yang lalu. Iya, sudah setahun baru diceritakan. Basi banget ya, tapi kurasa tetap layak diceritakan, siapa tahu ada yang membutuhkan informasinya.

Buat kamu yang lagi les Mandarin dan lagi persiapan atau sedang kuliah ke China, HSK (汉语水平考试 atau Hanyu Shuiping Kaoshi atau Chinese Proficiency Test) ini pasti udah nggak asing lagi di telinga. Seperti namanya, HSK adalah ujian kemampuan berbahasa Mandarin. Yah bisa dibilang, TOEFLnya Mandarin gitu deh. Biasanya tes HSK ini dibutuhkan sebagai syarat masuk universitas, syarat mendapatkan beasiswa, atau simply untuk dilampirkan di CV kerja aja, karena sekarang ini kemampuan berbahasa Mandarin semakin bernilai tinggi kan.

Yang menarik dari HSK, berbeda dengan TOEFL/IELTS yang tesnya cuma satu tingkatan saja dan bisa langsung dapat skor, HSK dibagi menjadi 6 level menurut tingkat kesulitannya masing-masing:

  • HSK Level 1 (150kosakata)
  • HSK Level 2 (300 kosakata)
  • HSK Level 3 (600 kosakata)
  • HSK Level 4 (1200 kosakata)
  • HSK Level 5 (2500 kosakata)
  • HSK Level 6 (5000 kosakata)

Saya sendiri kemarin ini sekalinya ambil tes langsung ambil yang HSK 6. Belum pernah tes HSK 1-5 langsung terabas aja ambil level paling tinggi. Alasannya? Biar hemat sist, hahaha. Semakin tinggi level HSK nya, harganya semakin mahal. Untuk HSK 6 sendiri kemarin dipatok seharga RMB 650 (sekitar Rp 1,3 juta). Bocoran nih, tes HSK di Indonesia jauh lebih murah daripada di tes China langsung, entah kenapa. Mungkin karena kurs?

Untuk lulus S1 di kampusku sih sebenarnya cuma butuh HSK 5 aja. Tapi untuk syarat masuk S2 program berbahasa Mandarin, biasanya butuh HSK 6, jadi ya kemarin sekalian aja nekat ambil HSK 6 walaupun belum tentu akan lanjut S2.

Langsung aja yah cerita tentang HSK 6. Continue reading