Pengalaman dan Tips Lolos Tes HSK 6 (Chinese Proficiency Test)

Assalamualaikum wr wb.

Jengjengjeng, janji manis 2 post per bulan ke laut sudah. Maafkan. Sudah Mei 2017 aja yaa dan sebenernya punya banyak ide tulisan tapi terkendala di pelaksanaan. Seperti biasa~

Kali ini datang-datang, langsung ngomongin tes yang aku ambil setahun yang lalu. Iya, sudah setahun baru diceritakan. Basi banget ya, tapi kurasa tetap layak diceritakan, siapa tahu ada yang membutuhkan informasinya.

Buat kamu yang lagi les Mandarin dan lagi persiapan atau sedang kuliah ke China, HSK (汉语水平考试 atau Hanyu Shuiping Kaoshi atau Chinese Proficiency Test) ini pasti udah nggak asing lagi di telinga. Seperti namanya, HSK adalah ujian kemampuan berbahasa Mandarin. Yah bisa dibilang, TOEFLnya Mandarin gitu deh. Biasanya tes HSK ini dibutuhkan sebagai syarat masuk universitas, syarat mendapatkan beasiswa, atau simply untuk dilampirkan di CV kerja aja, karena sekarang ini kemampuan berbahasa Mandarin semakin bernilai tinggi kan.

Yang menarik dari HSK, berbeda dengan TOEFL/IELTS yang tesnya cuma satu tingkatan saja dan bisa langsung dapat skor, HSK dibagi menjadi 6 level menurut tingkat kesulitannya masing-masing:

  • HSK Level 1 (150kosakata)
  • HSK Level 2 (300 kosakata)
  • HSK Level 3 (600 kosakata)
  • HSK Level 4 (1200 kosakata)
  • HSK Level 5 (2500 kosakata)
  • HSK Level 6 (5000 kosakata)

Saya sendiri kemarin ini sekalinya ambil tes langsung ambil yang HSK 6. Belum pernah tes HSK 1-5 langsung terabas aja ambil level paling tinggi. Alasannya? Biar hemat sist, hahaha. Semakin tinggi level HSK nya, harganya semakin mahal. Untuk HSK 6 sendiri kemarin dipatok seharga RMB 650 (sekitar Rp 1,3 juta). Bocoran nih, tes HSK di Indonesia jauh lebih murah daripada di tes China langsung, entah kenapa. Mungkin karena kurs?

Untuk lulus S1 di kampusku sih sebenarnya cuma butuh HSK 5 aja. Tapi untuk syarat masuk S2 program berbahasa Mandarin, biasanya butuh HSK 6, jadi ya kemarin sekalian aja nekat ambil HSK 6 walaupun belum tentu akan lanjut S2.

Langsung aja yah cerita tentang HSK 6.Tes tulis HSK 6 dibagi menjadi tiga:

  • Listening (听力)

Soal listening terdiri dari 50 soal. Masing-masing percakapan cuma diputar sekali saja, jadi harus fokus, dan catat kalau ada yang perlu dicatat.

Bagian pertama (1-15) terdiri dari 15 percakapan singkat dua orang, dan kita diminta untuk memilih pilihan yang sesuai dengan makna yang disampaikan dalam percakapan.

Bagian kedua (16-30) terdiri dari 3 percakapan panjang. Masing-masing percakapan diikuti dengan 5 soal. Ini yang harus fokus dan jeli nih soalnya percakapannya panjang dan pertanyaannya banyak.

Bagian ketiga (31-50) terdiri dari 6 dongeng yang cukup panjang, masing-masing dongeng ada 3-4 pertanyaan yang menyertainya. Biasanya salah satu pertanyaannya adalah tentang pelajaran yang bisa diambil. Bagian ini menurutku cukup asik ^^

  • Reading(阅读)

Soal reading juga terdiri dari 50 pertanyaan, waktunya cuma 50 menit :))) Jadi bagian yang tricky nya adalah karena waktunya super meveeet dan kita harus efisien menjawab semua pertanyaan, jangan terpaku terlalu lama di soal-soal yang susah. Belakangan aja mendingan digarapnya hehe.

Bagian 1 (51-60) adalah soal grammar, kita mencari kalimat yang memiliki kesalahan grammar. Ini menurut saya dan banyak orang susah banget, kadang native speaker aja juga bingung jawabannya yang mana dan mengapa hahaha. Ada sih beberapa hal yang bisa ditandai, tapi sangat sedikit sekali clue nya. Sisanya saya lebih memilih untuk bonda-bandi saja dan tidak menghabiskan banyak waktu di sini karena masih ada soal-soal bagian selanjutnya yang lebih manusiawi.

Bagian 2 (61-70) kita diminta untuk memilih kata yang tepat untuk mengisi bagian kosong di masing-masing kalimat. Biasanya pilihan katanya pada mirip-mirip, jadi lumayan bikin galau. Tapi asalkan ngerti perbedaan masing-masing kata dan cara penggunaannya insya Allah aman 🙂

Bagian 3 (71-80) ini bagian yang paling mudah menurutku. Ada dua cerita pendek yang di tengah-tengahnya punya 5 bagian kosong, kita disuruh melengkapi ceritanya menggunakan 5 pilihan kalimat yang sudah disediakan. Tinggal pilih aja A ditaruh di bagian mana, B diletakkan di mana, dst. Kemungkinan salahnya kecil, tinggal ngikutin alur ceritanya aja.

Bagian 4 (81-100) juga isinya cerita pendek. Ada 5 cerita dengan tema yang beragam, bisa berupa sains, filsafat, teknologi, dongeng, atau fabel. Dari masing-masing cerita kita diminta untuk menjawab 4 pertanyaan terkait.

  • Writing(书写)

Writing ini cukup simple sih, kita dikasih waktu 10 menit untuk membaca sebuah esai sepanjang +/- 1000 kata dan mengingat details nya (tanpa boleh mencatat), setelahnya kita dikasih waktu 35 menit untuk menuliskan ringkasan bacaan tadi dalam 400 kata. Tips: fokus ke details seperti nama, setting tempat dan waktu, sertai rangkaian ringkas kejadian cerita. Tuliskan ringkasan bacaan TANPA menambahkan opini pribadi.

 

Tips Lolos HSK 6:

Apaan yah tipsnya. Niat dan rajin belajar, itu aja. Hehe. Dua itu aja sih kuncinya.

Kemarin ini saya pakai satu set buku keluaran Peking University Press. Ada tiga buku yaitu buku listening, reading dan writing. Di masing-masing buku kita dijelaskan dengan rinci setiap jenis-jenis soal, sangat informatif dan mudah dipahami, memungkinkan untuk dipelajari otodidak insya Allah. Kemudian di bagian belakangnya ada beberapa set mock testnya juga. Yang butuh bisa langsung cek di sini: https://item.jd.com/10500506.html, atau cari sendiri di Indonesia, entahlah kalau di Indonesia bisa beli dimana yah.

Image result for hsk 6 listening book

Buku Panduan Listening HSK 6 yang saya gunakan untuk mempersiapkan diri

Selain belajar dari buku, saya juga download set-set trial test yang tersedia di internet. Sudah lupa link nya dimana, silahkan cari saja sendiri, tapi kalau ada yang mau bisa japri via email deh nanti saya kirimkan 🙂

Kemudian, satu lagi yang saya rasa sangat membantu: simulasi tes HSK online yang ada di Chinese Bridge. Bener-bener brilian deh. Semua contoh test tersedia di sana, dengan tingkat kesulitan yang kurang lebih sama dengan test HSK aslinya. Skor saya kemarin mirip-mirip tuh. Test aslinya yang online nanti ya modelnya bener-bener plek kayak gitu.

Test HSK ini ada yang paper based, juga ada yang online. Saya pilih yang online karena…. untuk bagian writingnya, susah ngafalin tulisan 5000 kata, hahaha. Masalahnya untuk karakter Mandarin kan kalau ada salah satu titik aja sudah berbeda makna, dan wajar banget kalau nulis karakter Mandarin pakai tangan mendadak jadi suka lupa-lupa ingat, “ini titiknya berapa yah, ini miring ke kanan atau ke kiri yah, dkk”. Sedangkan kalau di komputer kan tinggal diketik-ketik aja tuh, hehe. Lagipula hemat waktu kalau ada yang salah dan butuh dihapus-hapus gitu kan. Poin minusnya adalah, baca di komputer jauh lebih lelah daripada di kertas. Tapi masih bearable sih buatku. Untuk HSK 1-4 yang ga butuh banyak nulis, mungkin mendingan pilih paper based deh, lebih nyaman.

Gitu deh kurang lebih informasi, tips trik, dan curhat tentang Tes HSK. Semoga membantu dan jiayou untuk kamu yang sedang berjuang untuk HSKmu! Semoga sukses! Kalau ada pertanyaan langsung aja tanyakan di kolom komentar ya 🙂

Thank you for reading.

Cheers,

Izza

Advertisements

5 thoughts on “Pengalaman dan Tips Lolos Tes HSK 6 (Chinese Proficiency Test)

  1. “janji manis 2 post per bulan ke laut sudah” ====>> lha mending mbak… lha saya mbak, sok iyes ada 30-an judul postingan buat ditulis dan dipublish dalam 2 bulan..==>> realitanya jauh dari itu. hahahha..

    salam kenal mb Izza 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s