Kabar di Bulan November dan Curcol Ngalor Ngidul

Asalamualaikum wr wb dan salam sejahtera,

image

Pohon di Bulan November

Sebenernya aku punya banyak hutang tulisan, dan kemarin aku baru saja menambah satu lagi hutang tulisan: beasiswa CSC (China Scholarship Council). Tapi semua itu nulisnya kudu niat, butuh data dan sumber akurat, butuh pilah pilih foto yang tepat, dan pastinya laptop dan internet yang bersahabat. (Wow, they rhyme :D). Jadi nanti dulu ya. #peace

Sementara update via HP dulu deh, buat ngisi postingan bulan November *kejar setoran mode: on*. Makasih buat teman teman yang ngingetin buat update, kalo enggak yaa, bakal telantar deh ini blog.

Aku masih rajin nulis kok, tenang aja. Tapi nggak di sini, jadi nggak banyak yang bisa baca *nyengih*.

Kali ini nulis apa ya? Ngalor ngidul aja dah.

Update terbaruku? Apa aku sibuk banget? Ya sibuk atau enggak sih menurutku relatif. Haha.

Entahlah. Di otak lagi banyak banget kerusuhan, dan kalo otak rusuh gitu emang nggak bagus ditulis di sini. Nulis di sini itu harus dalam kondisi otak tenang, karena walaupun readersnya secuprit, tapi tetep aja kan judulnya public blog yak. Siapapun bisa nyangkut di sini.

Continue reading

Kabar Gembira Beasiswa ICC dan Ucapan Terima Kasih

Assalamualaikum dan Salam Sejahtera.

Kabar gembira,
Buah manggis kini ada ekstraknya !
*gak deh* *becanda* *masih jaman gak ya becandaan itu? 😛 *

Beasiswa Indonesia-China Centre (ICC) yang sekitar sebulan yang lalu pernah saya post sudah keluar pengumumannya, dan alhamdulillah hasilnya sungguh membahagiakan:

Pengumuman Beasiswa ICC
Pengumuman Beasiswa ICC

Alhamdulillah Juara I, hihi. Setelah sebelumnya melewati beberapa drama sebelum ngumpulin berkas pendaftaran, Continue reading

Jiangxi Normal University Color Run 2015

Assalamualaikum dan salam sejahtera,

cdjxqepumae4yak

Kemarin di Jiangxi Normal University (Jxnu) ada Color Run lho! Kekinian sekali yak, nggak mau kalah sama color run di Indonesia, atau negara-negara lain.

Pendaftaran udah dibuka sejak jauh jauh hari, cukup lewat wechat aja lho daftarnya. Simple, gak neko-neko. Jadwal aslinya sih Color Run ini seharusnya diadakan seminggu sebelumnya, yaitu 18 April 2015. Tapi, karna ramalan cuaca bilang tanggal 18 akan hujan, langsung digeser ke tanggal 26 April. Canggih emang antisipasinya!

Hari H, jam 9.00 pagi daftar ulang dibuka, sekalian ambil t-shirt, nomor lari, dan bubuk warna (terbuat dari tepung jagung yang diwarnain macam macam). Lalu kita dikasih waktu untuk makan, istirahat, dan bahkan tidur siang dulu, sampe jam 2 siang. Acara dibuka jam 2 siang, pidato bla bla bla, lalu kita bareng-bareng tebarin bubuk warnanya, baru deh lari 5 km. Larinya cuma muterin kampus aja sih (yang super luas itu), dan yang lari sih cuma yang di depan-depan. Saya dan temen-temen mah cuma jalan santai aja, bahkan sempat motong jalur biar cepet finish hahaha (jangan ditiru yah, kan tujuan diadakan color run biar sehat, bukan cuma asal eksis aja). Sambil lari ini, ada beberapa titik kita juga akan diwarnain lagi. Banyak juga yang foto-foto sambil tiduran di jalan yang sudah warna-warni di titik-titik itu.

Tag line color run kemarin bunyinya Continue reading

Indonesian Culture Festival 2014

Berawal dari obrolan ringan dengan seorang kawan baik di pagi hari, terinspirasi lah saya untuk update blog. Walaupun masih mood-mood an dan berusaha mengembalikan kemampuan menulis yang sudah lama tidak diasah. Inilah tulisan yang (lagi-lagi) seadanya…

Foto bersama panitia setelah acara berakhir

Foto bersama panitia setelah acara berakhir

Indonesian Culture Festival 2014 pada hari Minggu 30 November 2014 kemarin akhirnya terlaksana sudah, digelar oleh Persatuan Pelajar Indonesia di Tiongkok cabang Nanchang (PPIT Nanchang), bertempat di Jiangxi Normal University.

Dihadiri oleh KBRI Beijing, Ketua dan wakil PPI Tiongkok, pelajar dan masyarakat China serta beberapa warga internasional, acara kali ini bisa dibilang cukup sukses.

Walaupun sempat diundur dan berpindah venue akibat hujan dan cuaca yang tidak bersahabat, di akhirnya tetap mendapat sambutan meriah. Terbukti dari keesokan harinya acara kita ditayangkan di berita tv Jiangxi.

Di sinilah wadah untuk kita memperkenalkan budaya Indonesia. Melalui tarian-tarian dan permainan tradisional seperti tari paduppa dari Makassar, tari kuda lumping, tari merak, dan gaba gaba ambon; makanan dan citarasa khas Indonesia semacam nasi kuning dan tumpeng, somay, risoles, tahu isi, bakwan jagung, biji salak, beras kencur dan kunyit asam; serta baju daerah yang difashionshowkan oleh pelajar pelajar asing.

Acara kali ini mungkin memang belum sempurna, tapi memberikan efek positif yang luar biasa. Semoga tahun depan bisa mengadakan acara yang lebih baik lagi. Kabarnya rektor kampus juga memberikan apresiasi positif, bahkan meminta untuk diadakan setiap tahun.

Alhamdulillah ala kulli hal.

*Foto-foto dan cerita detail mungkin akan menyusul. Harus minta dari sie dokumentasi dulu.